Pemerintah Kota Makassar kini semakin menguatkan kolaborasi dengan komunitas dan sektor swasta untuk meningkatkan pengelolaan sampah berbasis masyarakat. Langkah ini diharapkan tidak hanya dapat mengatasi masalah sampah, tetapi juga memberdayakan perempuan di kota tersebut.
Melalui kerjasama dengan Komunitas Berdaya Nusantara dan RAPPO Indonesia, pemerintah berupaya menciptakan program pengolahan sampah plastik yang memiliki nilai ekonomi. Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan bahwa tindakan ini merupakan bagian dari visi Makassar sebagai kota yang unggul, inklusif, aman, dan berkelanjutan.
Support authors and subscribe to content
This is premium stuff. Subscribe to read the entire article.












