Komisi Yudisial (KY) sedang mempersiapkan proses seleksi calon hakim agung serta hakim ad hoc yang mengurusi hak asasi manusia (HAM) dan tindak pidana korupsi (tipikor) untuk tahun 2026. Dalam proses ini, KY menekankan pentingnya transparansi dan keterlibatan publik sebagai wujud akuntabilitas dalam tahapan seleksi.
Juru Bicara KY, Anita Kadir, menegaskan bahwa transparansi merupakan salah satu pilar utama di setiap tahap seleksi. Selain itu, pihaknya berupaya untuk melibatkan berbagai elemen masyarakat dalam proses ini agar bisa berlangsung secara independen.
Support authors and subscribe to content
This is premium stuff. Subscribe to read the entire article.












