Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto telah melakukan perombakan besar-besaran dengan melakukan mutasi dan rotasi pada perwira tinggi dan perwira menengah di tubuh Polri. Langkah ini diambil hanya dua hari setelah ia dilantik sebagai Kapolri, menggantikan Jenderal Listyo Sigit, yang menunjukkan urgensi dalam menjaga dinamika organisasi kepolisian.
Dalam perombakan ini, sebanyak 88 perwira tinggi (pati) dan perwira menengah (pamen) terlibat, yang dinilai sebagai langkah penting untuk mempercepat respons terhadap kebutuhan masyarakat. Melalui mutasi ini, Polri berusaha untuk menjawab tantangan zaman yang terus berkembang.
Support authors and subscribe to content
This is premium stuff. Subscribe to read the entire article.










