Seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pekalongan menjadi perbincangan publik setelah mobil yang dikendarainya melintasi jalan yang baru dicor dan masih basah. Tindakan nekat ini diakui oleh ASN tersebut, dan ia bersedia menerima segala konsekuensi yang ditetapkan oleh pihak berwenang.
Dalam keterangan resmi, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Pekalongan, menjelaskan bahwa ASN tersebut telah mengakui kesalahan dan meminta maaf. Kejadian ini mengundang perhatian masyarakat, terutama terkait etika ASN dalam menjalankan tugasnya.
Support authors and subscribe to content
This is premium stuff. Subscribe to read the entire article.












