Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Amalia, menekankan bahwa digitalisasi merupakan langkah penting bukan hanya dalam konteks transformasi teknologi, tetapi juga sebagai alat untuk mempermudah dan mempercepat pemutakhiran data sistem. Hal ini diharapkan dapat menjadikan data yang dihasilkan lebih akurat dan tepat sasaran, terutama dalam pengukuran program bantuan sosial.
Amalia menambahkan bahwa BPS sedang mempersiapkan penyempurnaan dalam menentukan kesalahan penyaluran bantuan sosial dengan memanfaatkan hasil Sensus Ekonomi yang dijadwalkan pada tahun 2026. Hasil sensus ini akan digunakan untuk menghitung desil masyarakat dengan lebih akurat dan membandingkannya dengan penyaluran bantuan sosial dari Kementerian Sosial.
Support authors and subscribe to content
This is premium stuff. Subscribe to read the entire article.











