Diskusi mengenai penanganan lahan gambut menjadi semakin penting, terutama untuk mengatasi masalah kebakaran yang sering terjadi. Dalam pertemuan antara Presiden dan para akademisi, terungkap bahwa sifat hidrofobik gambut berkontribusi pada kesulitan dalam pemadaman, khususnya setelah mengalami pengeringan ekstrem.
Seorang pakar dari Universitas Indonesia menegaskan dalam penelitiannya, dibutuhkan banyak air untuk memadamkan kebakaran lahan gambut. Hal ini menciptakan tantangan tersendiri bagi penanganan kebakaran yang terjadi di lahan-lahan tersebut.
Support authors and subscribe to content
This is premium stuff. Subscribe to read the entire article.










