Presiden Asosiasi Manajemen Data Indonesia, Alex Budiyanto, menjelaskan bahwa pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) sangat tergantung pada kualitas data yang digunakan. Data yang tidak lengkap, tidak konsisten, atau mengandung kesalahan akan berdampak signifikan pada hasil analisis dan prediksi, membuat manajemen data yang akurat sangat penting dalam pengembangan solusi berbasis AI.
“Kita ingin pemanfaatan AI tidak berhenti hanya pada kemampuan memprediksi, tetapi juga untuk membantu menentukan langkah yang paling tepat berdasarkan data dan berbagai kemungkinan skenario. Dengan demikian, teknologi dapat mendukung keputusan yang lebih terukur dalam berbagai bidang, termasuk pelayanan medis dan perumusan kebijakan JKN,” tegas Alex.
Support authors and subscribe to content
This is premium stuff. Subscribe to read the entire article.












