Gubernur Papua Pegunungan, John Tabo, baru-baru ini membuat laporan ke polisi terkait dugaan pencemaran nama baik. Tudingan tersebut menyatakan bahwa dia dianggap memperkeruh suasana yang memicu konflik antarsuku di Wamena, sebuah lokasi penting di Papua.
Dalam keterangannya di Wamena, Tabo menyatakan bahwa dia datang untuk melaporkan suara-suara yang beredar di media sosial serta grup-grup WhatsApp. Tudingan tersebut dianggap serius karena dapat memengaruhi citra dan posisinya sebagai seorang gubernur.
Support authors and subscribe to content
This is premium stuff. Subscribe to read the entire article.











