Aurelie Moeremans, seorang aktris cantik, baru-baru ini mengungkap kisahnya yang kelam sebagai korban child grooming dalam buku berjudul “Broken Strings”. Buku ini langsung menarik perhatian publik, memicu diskusi hangat tentang pentingnya kesadaran akan masalah yang selama ini sering disembunyikan di balik tirai, dan bagaimana trauma yang dialami bisa berlanjut hingga dewasa.
Di tengah sorotan ini, Dian Sasmita selaku Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) memberikan tanggapan positif terhadap buku tersebut. Menurutnya, karya Aurelie bukan hanya sekadar kisah pribadi, tetapi juga berfungsi sebagai alat edukatif untuk membekali masyarakat dengan pengetahuan tentang bahaya child grooming yang mungkin tidak banyak diketahui.
Support authors and subscribe to content
This is premium stuff. Subscribe to read the entire article.










