Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo, lebih dikenal sebagai Mas Hamenang, baru-baru ini menghadiri acara Sambung Rasa yang berlangsung di GOR Kencana, Desa Blimbing. Bersama Wakil Bupati Benny Indra Ardhianto dan jajaran Pemerintah Kabupaten Klaten, mereka meresmikan fasilitas baru tersebut sambil menjalin komunikasi yang lebih baik dengan warga setempat.
Kegiatan ini dimulai dengan peninjauan unit usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang berada di desanya. Setelah itu, Bupati melakukan penandatanganan prasasti yang menandakan peresmian GOR Kencana, diakhiri dengan dialog bersama warga untuk mendengar aspirasi mereka.
Kepala Desa Blimbing, Ngatijo, menyampaikan rasa terima kasih atas kehadiran Bupati dan rombongan. Dalam sambutannya, ia juga menyoroti pentingnya kerukunan antarumat beragama yang ada di desanya, yang menjadi salah satu contoh bagi daerah lain.
Perayaan Keagamaan dan Toleransi di Desa Blimbing
Untuk mendukung toleransi di antara berbagai agama, masyarakat Desa Blimbing secara rutin melaksanakan perayaan keagamaan secara bersama. Kegiatan seperti halal bihalal, Natal, dan Nyepi diadakan dalam suasana yang harmonis, menciptakan rasa kebersamaan di antara warga.
Ngatijo menjelaskan bahwa kerukunan ini sangat penting bagi kehidupan sosial di desanya. Ia menegaskan bahwa tradisi merayakan berbagai momen keagamaan bersama telah memperkuat rasa kompak dan rukun di antara warganya.
“Kami sangat bangga dan senang karena desa kami dipilih menjadi lokasi Sambung Rasa. Keberagaman agama di desa kami justru menjadi peluang untuk memperkuat tali persaudaraan,” ujar Ngatijo dengan penuh semangat.
Pembangunan Infrastruktur dan Permohonan Bantuan
Dalam laporan yang disampaikannya, Ngatijo juga menyebutkan pembangunan sebuah gedung serbaguna yang saat ini masih dalam proses. Selain itu, ia mengajukan permohonan untuk dibangunkannya sumur dalam yang diyakini akan membantu pertanian di musim kemarau.
“Desa kami memiliki lahan yang subur di musim hujan, tetapi sering mengalami kekurangan air saat kemarau. Dengan adanya sumur dalam, kami dapat menerapkan sistem tumpang sari atau palawija untuk meningkatkan ketahanan pangan,” jelas Ngatijo.
Melihat kondisi ini, Bupati Hamenang berkomitmen untuk menindaklanjuti permohonan sumur dalam tersebut dan memastikan aspirasi masyarakat dapat dipenuhi. Dia menegaskan pentingnya menangkap kebutuhan masyarakat secara langsung agar dapat segera ditangani.
Menjaga Kerukunan dan Toleransi di Kabupaten Klaten
Mas Hamenang menyampaikan bahwa acara Sambung Rasa ini bertujuan untuk menyerap aspirasi masyarakat sekaligus menjalin hubungan baik antara pemerintah dan warga. Dia percaya bahwa kegiatan ini dapat mempercepat penyelesaian masalah yang ada di masyarakat.
Opini Mas Hamenang mengenai kerukunan antarumat beragama di Desa Blimbing sangat positif. Dia berharap toleransi yang telah terjalin kuat ini tidak hanya dapat bertahan, tetapi juga menjadi inspirasi bagi desa-desa lain di Kabupaten Klaten.
“Kita berharap agar kerukunan ini semakin menguat dan bisa dijadikan panutan oleh desa-desa lainnya, sehingga Klaten bisa menjadi daerah yang diakui akan harmoni sosialnya,” tambahnya.
Harapan untuk Masyarakat Desa Blimbing
Dalam penutup, Bupati Hamenang mengingatkan bahwa perhatian pemerintah terhadap masyarakat adalah prioritas utama. Dia berharap berbagai program dan bantuan yang diberikan dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat, khususnya di Desa Blimbing.
“Kami akan bekerja sama dengan seluruh elemen masyarakat untuk memastikan bahwa semua aspirasi dapat tercapai. Kerja sama dan komitmen dari semua pihak adalah kunci keberhasilan setiap program,” ujarnya.
Dengan segala upaya dan dukungan, Mas Hamenang dan jajarannya berharap Desa Blimbing tidak hanya menjadi contoh dalam hal kerukunan, tetapi juga dalam pengembangan ekonomi dan infrastruktur yang lebih baik. Mereka percaya bahwa desa yang harmonis adalah fondasi bagi pembangunan yang lebih bersifat inklusif.




