Diet OMAD atau One Meal a Day menarik perhatian banyak orang, terutama dalam dunia kesehatan dan penurunan berat badan. Meski terlihat mudah, proses ini menyimpan berbagai risiko yang perlu diperhatikan bagi siapa saja yang mencobanya.
Berpuasa selama enam hingga delapan belas jam dengan pola makan hanya dalam satu waktu memang menawarkan kemudahan bagi sebagian orang. Namun, risiko yang mungkin timbul dari praktik diet ini seringkali tidak dipahami dengan baik oleh para pengikutnya.
Menurut para ahli, diet OMAD berpotensi menyebabkan efek samping seperti rasa lapar berlebih dan penurunan energi. Jika tidak ditangani dengan bijak, ini bisa mengarah pada konsumsi makanan yang tidak sehat dan berlebihan saat waktu makan tiba.
Risiko Kesehatan yang Muncul Akibat Diet OMAD
Di balik daya tariknya, OMAD memiliki risiko kesehatan yang cukup berat. Pengurangan kalori yang drastis dapat menyebabkan kelelahan, sakit kepala, dan kehilangan konsentrasi yang signifikan.
Dalam banyak kasus, orang yang menjalani diet ini mungkin mengalami penurunan gula darah yang dapat berbahaya. Jika tidak ditangani, risiko tersebut bisa berdampak serius pada kesehatan fisik dan mental.
Ahli diet Natalie Rizzo mengingatkan bahwa diet yang terlalu restriktif sering kali berakhir dengan kekurangan nutrisi. Sebagai contoh, tidak mendapatkan cukup vitamin dan mineral dari makanan yang bervariasi dapat menimbulkan masalah kesehatan jangka panjang.
Siapa yang Sebaiknya Menghindari Diet OMAD?
Bagi mereka yang sedang hamil atau menyusui, diet ini sangat tidak dianjurkan. Kebutuhan gizi yang tinggi pada periode ini memerlukan asupan nutrisi yang mencukupi sepanjang hari.
Orang yang memiliki riwayat diabetes juga harus berhati-hati sebelum mencoba pola makan ini. Pemantauan ketat terhadap kadar gula darah sangat penting untuk mencegah komplikasi kesehatan yang serius.
Selain itu, individu dengan gangguan makan serta mereka yang mengonsumsi obat-obatan tertentu juga harus menghindari OMAD. Mengikuti pola makan ini tanpa bimbingan medis bisa berisiko dan meningkatkan masalah kesehatan yang ada.
Pentingnya Perencanaan yang Baik dalam Menjalankan Diet OMAD
Menjalankan diet OMAD tanpa perencanaan yang baik dapat berpotensi menimbulkan banyak masalah. Penting untuk memastikan bahwa makanan yang dikonsumsi saat waktu makan mengandung semua nutrisi yang diperlukan tubuh.
Pola makan yang seimbang dan kaya akan serat, protein, vitamin, dan mineral sangat penting untuk mendukung kesehatan tubuh. Merencanakan menu dengan bahan-bahan yang bergizi akan sangat membantu dalam menjaga kesehatan selama menjalani diet ini.
Selain itu, penting untuk memantau bagaimana tubuh merespons diet ini. Jika ada gejala negatif seperti pusing atau mual, sebaiknya segera berhenti dan konsultasikan dengan ahli kesehatan.




