loading…
Kementerian Hukum (Kemenkum) akan membuka pendaftaran Program Magang Nasional Batch 3 pada 4–7 Desember 2025 melalui sistem daring. Program ini menjadi momentum penting bagi lulusan perguruan tinggi untuk meraih pengalaman berharga di lingkungan pemerintahan.
Dalam rangka meningkatkan kualitas SDM, Kemenkum menyediakan fasilitas dan bimbingan bagi para peserta. Kesempatan ini diharapkan dapat mendukung pengembangan karier dan keterampilan bagi talenta muda di Indonesia.
Melalui program ini, lulusan perguruan tinggi berkesempatan untuk terlibat langsung dalam berbagai kegiatan kementerian, memberikan kontribusi nyata. Selain itu, pengalaman ini juga menjadi pijakan awal yang baik untuk memasuki dunia kerja yang semakin kompetitif.
Proses Pendaftaran dan Pelaksanaan Program Magang
Peserta dapat mendaftar secara online melalui platform yang telah disediakan oleh Kemenkum. Pendaftaran dibuka selama empat hari, mulai dari 4 hingga 7 Desember 2025.
Setelah pendaftaran ditutup, para peserta yang lolos seleksi akan menjalani magang selama enam bulan. Kegiatan magang akan berlangsung dari 16 Desember 2025 hingga 15 Juni 2026 di berbagai unit kerja kementerian.
Kegiatan magang ini akan mencakup pembelajaran langsung, serta bimbingan dari para profesional di bidang hukum dan pemerintahan. Dengan demikian, peserta dapat mempelajari cara kerja birokrasi secara mendalam.
Pada masa magang, peserta akan ditempatkan di berbagai unit, mulai dari kantor pusat hingga unit pelaksana teknis. Ini menjadi kesempatan emas bagi para lulusan untuk mengeksplorasi berbagai aspek dari lingkungan kerja Kemenkum.
Dengan program ini, Kemenkum juga berkomitmen untuk memberikan uang saku setara UMP. Hal ini diharapkan dapat membantu peserta dalam menjalani kegiatan mereka selama program berlangsung.
Syarat dan Ketentuan untuk Mengikuti Magang
Calon peserta magang harus memenuhi beberapa persyaratan yang telah ditetapkan. Pertama, peserta harus merupakan Warga Negara Indonesia (WNI), yang memegang peranan penting dalam penerimaan program ini.
Kedua, para peserta harus merupakan lulusan perguruan tinggi, baik S1 maupun diploma. Hal ini dimaksudkan agar para peserta memiliki dasar pengetahuan yang sesuai dengan bidang kerja.
Selain itu, kriteria lain yang diperlukan termasuk tidak sedang terikat kontrak kerja di instansi lain. Hal ini penting agar peserta dapat memberikan komitmen penuh selama program berlangsung.
Bagian dari syarat pendaftaran juga termasuk menyerahkan dokumen yang diperlukan, seperti CV dan transkrip nilai. Semua dokumen ini akan menjadi pertimbangan dalam proses seleksi peserta magang.
Kemenkum mengharapkan lulusan yang memiliki semangat belajar dan berkontribusi untuk mengikuti program ini. Kualitas dan kemauan peserta menjadi aspek penting dalam mengevaluasi keberhasilan program.
Manfaat Magang bagi Lulusan Perguruan Tinggi
Program magang ini tidak hanya memberikan pengalaman kerja tetapi juga keterampilan praktis yang sangat dibutuhkan. Para peserta diharapkan dapat belajar langsung dari pengalaman nyata di industri pemerintahan.
Keberadaan program ini sangat penting untuk memperluas jaringan profesional bagi para lulusan. Dengan terlibat di Kemenkum, peserta dapat berinteraksi dengan banyak profesional, yang bisa membuka peluang baru di masa depan.
Magang di kementerian juga memberikan kesempatan bagi peserta untuk memahami lebih jauh mengenai kebijakan dan prosedur hukum di Indonesia. Pengetahuan ini sangat berharga bagi mereka yang ingin berkarier di bidang hukum.
Selain itu, magang merupakan cara yang bagus bagi para lulusan untuk menunjukkan kemampuannya kepada calon pemberi kerja. Dengan pengalaman tersebut, prospek kerja mereka akan meningkat secara signifikan.
Lebih dari itu, peserta juga akan mendapatkan referensi yang dapat meningkatkan kredibilitas mereka di dunia kerja. Pengalaman magang akan menambah nilai plus pada profil mereka untuk pekerjaan di masa mendatang.




