loading…
TKK 9 PENABUR menggelar ibadah dan perayaan natal pada Rabu, 3 Desember 2025 di Aula mengusung tema Natal Bersama Sahabat. Perayaan ini tidak hanya sekadar perayaan, tetapi juga menjadi momentum penting bagi anak-anak untuk belajar tentang nilai-nilai persahabatan dan kasih sayang.
Kehangatan dan keceriaan terlihat dari antusiasme siswa yang berpartisipasi, mulai dari Kelompok Bermain Kecil (KBK) hingga TKA. Dengan semangat yang tinggi, mereka menampilkan pertunjukan yang menunjukkan keahlian dan kreativitas masing-masing.
Momen seperti ini memberikan kesempatan bagi anak-anak untuk saling berinteraksi dan menjalin hubungan baik. Bukan hanya di antara siswa, tetapi juga dengan orang tua yang hadir untuk memberikan dukungan.
Kegiatan Ibadah dan Pentas Seni Dalam Perayaan Natal
Ibadah dimulai dengan serangkaian kegiatan yang melibatkan semua siswa. Dalam suasana yang hangat, setiap anak diberi kesempatan untuk menunjukkan bakatnya di pentas seni yang diadakan.
Pentas seni ini bukan hanya sekadar acara, tetapi juga wadah bagi anak-anak untuk mengekspresikan diri. Mereka dapat berakting, menyanyi, dan menari, yang semuanya mengandung pesan tentang kebersamaan.
Menyaksikan pertunjukan ini, para orang tua pun merasa bangga melihat perkembangan anak-anak mereka. Melalui kegiatan ini, mereka bisa memahami betapa pentingnya kebersamaan dan kerjasama di dalam komunitas sekolah.
Setiap penampilan diakhiri dengan sorak sorai dari pengunjung, menciptakan suasana yang mengesankan. Pengalaman ini juga memperkuat rasa solidaritas di antara siswa dan orang tua.
Kegiatan ini akan meninggalkan kenangan indah bagi semua yang terlibat, serta menanamkan nilai-nilai moral yang penting untuk masa depan anak-anak.
Makna Tema “Natal Bersama Sahabat” Bagi Anak-Anak
Tema “Natal Bersama Sahabat” dipilih untuk mengingatkan anak-anak akan pentingnya persahabatan dan tolong-menolong. Dalam perayaan ini, mereka diajarkan untuk menjalin hubungan baik dengan sesama.
Menurut Suyati, Kepala TKK 9 PENABUR, makna tema ini sangatlah dalam. Ia menekankan bahwa anak-anak perlu memahami nilai kasih sayang yang diajarkan oleh Tuhan Yesus.
Melalui kegiatan ini, diharapkan anak-anak dapat tumbuh menjadi pribadi yang peduli dan saling menghargai. Hal ini penting agar mereka dapat mengembangkan sifat empati dalam diri mereka.
Dengan pengalaman berharga ini, anak-anak diajarkan untuk berpikir positif. Mereka dilatih untuk selalu bersikap baik dan membantu satu sama lain seperti yang dicontohkan di dalam cerita-cerita Natal.
Oleh karena itu, tema ini tidak hanya relevan untuk perayaan Natal, tetapi juga untuk kehidupan sehari-hari anak-anak. Mereka diharapkan bisa membawa pelajaran ini ke dalam interaksi mereka setiap hari.
Partisipasi Aktif Orang Tua Dalam Perayaan Natal
Partisipasi orang tua sangat penting dalam menciptakan suasana perayaan yang hangat. Dalam acara ini, banyak orang tua yang hadir untuk memberikan dukungan kepada anak-anak mereka.
Orang tua tidak hanya datang untuk menonton, tetapi juga berkontribusi dalam persiapan acara. Mereka terlibat dalam proses kreatif yang menjadikan perayaan lebih berarti.
Selain menjadi penonton, orang tua juga mendukung kegiatan anak di rumah. Dengan berdiskusi tentang tema Natal, mereka dapat membangun kesadaran akan nilai-nilai persahabatan.
Peran orang tua dalam perayaan ini membantu memperkuat ikatan antara keluarga dan sekolah. Ini menciptakan suatu komunitas yang saling mendukung dan memperkuat rasa kebersamaan.
Keberadaan orang tua menciptakan suasana yang mendukung bagi anak-anak untuk tampil lebih percaya diri. Hal ini sangat penting dalam membangun rasa percaya diri dan keberanian mereka.




