loading…
Sejumlah jurusan kuliah yang sepi peminat di Unila dan Itera bisa dipilih calon mahasiswa. Foto/Itera.
Di tengah persaingan yang ketat di dunia pendidikan, memilih jurusan yang sepi peminat dapat menjadi alternatif yang menarik. Hal ini bukan hanya karena peluang diterima yang lebih tinggi, tetapi juga menjanjikan prospek karier yang menjanjikan di masa depan.
Calon mahasiswa yang ingin kuliah di Lampung melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026 tentu perlu mempertimbangkan program studi dengan lonjakan minat peminat yang relatif rendah. Hal ini bisa menjadi strategi jitu untuk diterima di kampus idaman.
Data menunjukkan bahwa, pada Universitas Lampung (Unila) dan Institut Teknologi Sumatera (Itera), terdapat sejumlah program studi yang masih tidak banyak dilirik calon mahasiswa. Dalam memilih jurusan, penting untuk tidak hanya melihat aspek persaingan, tetapi juga minat dan prospek karier di masa depan.
Sebagai tambahan, jurusan yang sepi peminat tidak serta merta menunjukkan kualitas yang rendah. Justru, banyak di antara mereka memiliki kebutuhan tenaga ahli yang cukup tinggi di dunia kerja, sehingga menjadi pilihan yang sangat strategis.
Riset Tentang Jurusan Sepi Peminat di Unila dan Itera
Dari data yang diperoleh dari laman SNPMB, ada beberapa jurusan menarik di Unila dan Itera yang memiliki peminat minim pada tahun lalu. Dengan memilih program ini, peluang calon mahasiswa untuk diterima menjadi lebih terbuka.
Berdasarkan informasi, penting untuk mencatat bahwa jurusan sepi peminat ini akan memiliki daya saing yang lebih rendah. Dengan demikian, calon mahasiswa yang menyeleksi diri ke dalam program-program ini bisa mendapatkan kesempatan berada di lingkungan akademis yang mendukung.
Pemilihan jurusan kuliah seharusnya tidak hanya didasarkan pada statistik peminat. Seringkali, minat dan bakat individu menjadi faktor utama dalam menentukan keberhasilan dalam studi dan karier di masa depan.
Oleh karena itu, memahami karakteristik masing-masing program studi juga menjadi aspek penting. Jurusan yang lebih sepi peminat biasanya dapat menawarkan pengalaman belajar yang lebih personal.
Berbagai Jurusan Sepi Peminat di Unila yang Perlu Diketahui
Berikut adalah beberapa program studi di Universitas Lampung yang tercatat memiliki jumlah peminat relatif sedikit. Data ini berdasarkan peminat pada SNBP 2025, dan menjadi referensi bagi calon mahasiswa untuk strateginya di SNBP 2026.
1. D3 Akuntansi PSDKU Way Kanan: Program ini hanya menarik dua peminat sepanjang tahun lalu.
2. D3 Perbankan dan Keuangan PSDKU Lampung Tengah: Program ini berada di angka delapan peminat, menawarkan peluang yang lebih besar untuk diterima.
3. D3 Teknik Survey dan Pemetaan: Dengan hanya delapan peminat, program ini sangat layak untuk dipertimbangkan.
4. D4 Teknologi Rekayasa Otomotif: Meski tergolong khusus, program ini hanya memiliki tiga belas peminat, menjadikannya sebagai opsi menarik bagi calon mahasiswa.
Analisis terhadap Hasil Pendaftaran Jurusan di Itera
Sementara itu, di Institut Teknologi Sumatera juga terdapat sejumlah program studi yang menunjukkan angka pendaftar yang cukup rendah. Berikut adalah beberapa jurusan menarik yang bisa dicermati.
Peminat di Itera menunjukkan bahwa banyak calon mahasiswa yang mungkin tidak sepenuhnya memahami potensi yang dimiliki oleh jurusan-jurusan ini. Ini adalah kesempatan bagi mereka yang ingin mengeksplorasi bidang belajar yang lebih spesifik.
Dengan mengetahui data peminat ini, calon mahasiswa dapat lebih bijak dalam menentukan pilihan. Penting untuk mencermati kuliah yang lebih sepi peminat, karena ini mungkin berkontribusi pada peluang baik di masa datang.
Adanya aspek unik dalam setiap jurusan bisa menjadi daya tarik tersendiri. Calon mahasiswa sangat disarankan melakukan riset mendalam untuk mempelajari apa yang ditawarkan oleh masing-masing program studi.
Kriteria dalam Memilih Jurusan untuk Masa Depan yang Lebih Cerah
Akhirnya, dalam memilih jurusan yang tepat, terdapat beberapa kriteria yang perlu dipertimbangkan dengan matang. Keputusan ini seharusnya tidak hanya berdasar pada statistik peminat, tapi juga mempertimbangkan bakat dan passion yang dimiliki.
Seorang calon mahasiswa harus memahami proyeksi karier dari jurusan yang akan diambil. Informasi mengenai kebutuhan tenaga kerja di masa depan akan memberikan gambaran jelas tentang potensi karier setelah lulus.
Tak hanya itu, ketertarikan individual terhadap bidang studi yang diambil juga menjadi penentu keberhasilan. Oleh karena itu, walaupun sejumlah program studi mungkin tampak sepi peminat, ini bukan berarti pilihan yang salah.
Sebagai kesimpulan, penting untuk senantiasa meluangkan waktu dalam merencanakan pendidikan. Dengan mempertimbangkan berbagai aspek, calon mahasiswa bisa menemukan jurusan yang tidak hanya menjanjikan peluang diterima yang lebih baik tetapi juga memberikan pengalaman belajar yang sesuai dengan minat dan bakat mereka.




