loading…
Pendidikan Kader Ulama Masjid Istiqlal (PKUMI) mengumumkan pembukaan Program Beasiswa LPDP–PKUMI 2026. Program ini adalah langkah strategis untuk mencetak ulama berciri moderat dan inklusif, berlandaskan ilmu yang mumpuni baik di tingkat nasional maupun internasional.
Menurut Imam Besar Masjid Istiqlal yang juga menjabat Menteri Agama, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, program ini bisa memperkuat peran Islam rahmatan lil ‘alamin di Indonesia. Melalui PKUMI, ia berharap Islam di Indonesia menjadi teladan bagi pendekatan moderat yang penuh kasih sayang.
Program beasiswa ini mencakup beberapa program studi pascasarjana, antara lain S2 Pendidikan Kader Ulama, S2 Pendidikan Kader Ulama Perempuan, dan S3 Pendidikan Kader Ulama. Penyediaan kurikulum yang terintegrasi antara ilmu keislaman klasik dan kontemporer menjadi tonggak utama dalam pendidikan ini.
Pentingnya Pendidikan Kader Ulama untuk Masyarakat
Pendidikan kader ulama sangat krusial dalam menjaga pemahaman agama yang benar di masyarakat. Hal ini diperkuat dengan adanya pembelajaran tentang agama yang moderat dan memahami konteks sosial yang ada.
Melalui program ini, diharapkan para ulama dapat menjadi pemimpin yang tidak hanya kuat dari segi spiritual, tetapi juga paham akan wacana dan isu-isu yang berkembang. Kesadaran akan peran ini akan membentuk individu yang mampu berkontribusi secara positif dalam masyarakat.
Program ini juga bertujuan untuk mengembangkan potensi kader ulama perempuan, yang kerap kali terpinggirkan dalam bidang kepemimpinan. Dengan adanya pendidikan yang inklusif, diharapkan perempuan dapat mengambil tempat yang seharusnya dalam peran kepemimpinan umat.
Kurikulum Terintegrasi untuk Kualitas Pendidikan yang Lebih Baik
Kurikulum yang diterapkan dalam program ini mencakup pendidikan teori dan praktik. Oleh karena itu, para mahasiswa tidak hanya belajar tentang ilmu keislaman, tetapi juga terlibat aktif dalam kegiatan peribadatan dan sosial di masyarakat.
Pendidikan Kader Ulama Masjid Istiqlal mengombinasikan antara pengajaran di kampus dengan praktik langsung di masjid dan lingkungan sekitar. Metode ini bertujuan untuk menciptakan pengalaman belajar yang lebih holistik dan relevan bagi para mahasiswa.
Seiring dengan perkembangan zaman, pendekatan akademik yang fleksibel dan adaptif menjadi sangat penting. Oleh karena itu, PKUMI juga menyertakan program short course di luar negeri untuk memperkaya wawasan dan meningkatkan kompetensi lulusannya.
Keberagaman Dalam Pendidikan Kader Ulama
Program ini tidak hanya mengedepankan pendidikan formal, tetapi juga mengajarkan pentingnya keberagaman dalam prinsip-prinsip keagamaan. Dalam hal ini, mahasiswa diajarkan untuk menghargai perbedaan dan mencari kesamaan demi mencapai harmoni sosial.
Pendidikan karakter juga menjadi bagian integral dari program ini. Mahasiswa dilatih untuk memiliki sikap toleran dan mampu berkomunikasi dengan baik, baik antar umat beragama maupun dalam konteks sosial yang lebih luas.
Diharapkan, lulusan demi lulusan PKUMI dapat menjadi jembatan yang menghubungkan berbagai elemen masyarakat. Dengan semangat keberagaman, mereka akan lebih mudah membangun dialog dan kerjasama yang konstruktif.




