loading…
UIN Sunan Kalijaga berhasil meraih prestasi sebagai Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) paling produktif dalam riset internasional selama tahun 2025. Pencapaian ini dicatat berdasarkan pemeringkatan yang dilakukan oleh SciVal, sebuah alat analisis kinerja penelitian.
Berdasarkan hasil analisis yang dikeluarkan oleh SciVal, UIN Sunan Kalijaga menghasilkan jumlah publikasi yang sangat mengesankan. Total publikasi yang berhasil diraih sepanjang tahun 2025 ini mencakup 236 publikasi di database Scopus.
Angka tersebut menunjukkan keunggulan UIN Sunan Kalijaga jika dibandingkan dengan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta yang mencatat 229 publikasi, dan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang yang mencapai 228 publikasi. Dengan ini, UIN Sunan Kalijaga menegaskan posisinya sebagai pusat penelitian unggulan dalam dunia pendidikan tinggi agama.
Pencapaian UIN Sunan Kalijaga dalam Riset Internasional
Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam, Sahiron, memberikan apresiasi terhadap capaian yang diraih oleh berbagai Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKIN) di Indonesia. Dia menekankan pentingnya riset sebagai unsur vital dalam pengembangan kampus dan mendorong produktivitas penelitian.
“Dengan pencapaian ini, kami berharap lebih banyak kampus yang terus berusaha untuk tingkatkan publikasi riset internasional,” ujarnya. Tiga kampus yang dinilai menonjol pada tahun tersebut adalah UIN Yogyakarta, UIN Jakarta, dan UIN Malang.
Kemajuan dalam bidang riset, menurut Sahiron, harus menjadi prioritas untuk meningkatkan daya saing akademik. Keberhasilan ini selaras dengan upaya pemerintah untuk mendorong pendidikan tinggi di Indonesia menuju standar global.
Pentingnya Riset dalam Mengembangkan Pendidikan Tinggi
Riset berperan sebagai pendorong utama untuk inovasi dan pengembangan dalam pendidikan. Hal ini menciptakan peluang bagi mahasiswa untuk terlibat secara langsung dalam kancah akademik yang lebih luas. Produksi pengetahuan di tingkat internasional dapat meningkatkan reputasi institusi pendidikan.
UIN Sunan Kalijaga, dengan berbagai programnya, memiliki misi untuk menciptakan lingkungan yg turut mendukung kolaborasi antara penelitian dan aplikasi praktis. Inisiatif ini berdampak positif pada pengembangan sumber daya manusia yang kompeten di bidangnya.
Rektor UIN Sunan Kalijaga, Noorhaidi Hasan, juga menyoroti capaian institusinya dalam konteks publikasi internasional. Dia berpendapat bahwa posisi ini membuktikan komitmen kampus terhadap penelitian dan pendidikan yang berkualitas.
Prediksi Tren Riset di Masa Depan untuk PTKIN
Melihat tren yang berkembang dalam dunia akademik, riset di PTKIN diprediksi akan semakin meningkat ke depannya. Selain itu, tantangan baru di era digital juga memerlukan pendekatan inovatif yang mampu menjawab problematika yang ada. Untuk itu, penguatan kolaborasi antar kampus sangatlah penting.
Diharapkan tahun-tahun mendatang akan muncul lebih banyak inisiatif dan program baru dalam pengembangan riset, khususnya di lingkungan PTKIN. Ini dapat menjadi landasan untuk membangkitkan semangat berkompetisi di antara kampus-kampus lain.
Keberhasilan dalam riset juga diharapkan dapat mendorong dosen dan mahasiswa untuk lebih aktif berkontribusi dalam publikasi di jurnal internasional. Dengan demikian, dapat meningkatkan posisi PTKIN dalam kancah global.




