Dulu, penanganan kanker hati biasanya melibatkan prosedur pembedahan, bahkan pada tahap awal sekalipun. Namun, dengan kemajuan teknologi yang pesat, kini ada pendekatan baru yang lebih minim invasif dalam menangani kanker hati.
Profesor Rino Alvani Gani, seorang dokter spesialis penyakit dalam subspesialis gastroenterologi hepatologi, menjelaskan bahwa saat ini tersedia teknologi modern bernama microwave ablation. Teknik ini digunakan untuk menghancurkan sel-sel ganas pada hati dengan memanfaatkan energi gelombang mikro.
Microwave ablation dilakukan dengan cara yang cukup canggih, yaitu memasukkan jarum yang dapat mengalirkan gelombang elektromagnetik langsung ke lokasi tumor. Proses ini dipandu oleh teknologi pencitraan USG sehingga akurasi saat melakukan tindakan dapat terjaga dengan baik.
Selama acara RS Pondok Indah Clinical Excellence Forum 2025 di Jakarta, Rino mengungkapkan bahwa teknik ablasi modern ini menawarkan terapi yang lebih terarah. Hal ini berarti pasien dapat merasakan prosedur yang lebih aman dan efektif dibandingkan metode tradisional.
Guru besar dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia itu juga menyebutkan bahwa metode ablasi diperuntukkan bagi pasien dengan kanker hati yang memenuhi kriteria tertentu. Metode ini terbukti efektif, terutama untuk kanker hati stadium awal, yang dapat diatasi dengan ukuran tumor yang kurang dari 5 cm.
Dengan memanfaatkan teknologi tersebut, kualitas hidup pasien menjadi jauh lebih baik karena mereka mengalami trauma yang lebih sedikit dan masa pemulihan yang lebih cepat. Kelebihan ini sangat berbeda dibandingkan dengan pasien yang harus menjalani operasi besar untuk mengangkat sel-sel kanker.
Rino menekankan bahwa pembedahan konvensional sering kali memberikan banyak trauma, baik pada jaringan yang dioperasi maupun pada sistem tubuh pasien secara keseluruhan. Berbeda dengan ablasi modern, yang terbukti memberikan manfaat tambahan dalam hal ketahanan hidup dan kualitas hidup pasien.
Perbandingan Antara Pembedahan dan Teknik Ablasi Modern
Pembedahan untuk kanker hati umumnya memerlukan waktu pemulihan yang lebih panjang. Hal ini disebabkan oleh proses penyembuhan dari trauma yang dihasilkan oleh sayatan besar.
Di sisi lain, prosedur ablasi modern dapat dilakukan dengan sayatan yang minimal, sehingga risiko infeksi dan komplikasi lainnya berkurang. Pasien dapat kembali ke aktivitas mereka lebih cepat dan dengan rasa sakit yang lebih sedikit.
Metode ablasi juga memberikan keuntungan dalam hal efektivitas penanganan kanker hati. Dengan teknik ini, tumor dapat dihancurkan tanpa mengganggu jaringan sehat di sekitarnya, yang merupakan masalah sering terjadi pada pembedahan tradisional.
Selain itu, teknik ini juga lebih hemat biaya dalam jangka panjang. Meskipun mungkin ada biaya awal yang lebih tinggi, pemulihan yang lebih cepat berarti pasien tidak perlu menghabiskan waktu lama di rumah sakit, sehingga mengurangi biaya perawatan medis tambahan.
Aspek kesehatan mental pasien juga tidak bisa diabaikan. Rasa cemas dan ketakutan yang sering menyertai proses pembedahan dapat diminimalisasi dengan teknik ablasi, yang lebih terfokus dan tidak invasif.
Manfaat Kesehatan dari Penanganan Kanker Hati Modern
Salah satu manfaat utama dari teknik ablasi adalah kemampuannya dalam memperbaiki kualitas hidup pasien. Ketika pasien tidak merasakan nyeri yang signifikan, mereka dapat lebih fokus pada pemulihan dibandingkan dengan rasa sakit pasca operasi.
Individu yang menjalani ablasi juga melaporkan tingkat kepuasan yang lebih tinggi terhadap perawatan kesehatan mereka. Hal ini menunjukkan bahwa pendekatan yang lebih manusiawi dan mempertimbangkan kesejahteraan psikologis memastikan pemulihan yang lebih efektif.
Lebih jauh lagi, dengan teknologi yang semakin maju, prosedur ablasi kini dilengkapi dengan pemantauan real-time. Ini memungkinkan dokter untuk lebih akurat dalam menentukan efektivitas dan respon pasien terhadap terapi yang diberikan.
Di masa depan, diharapkan akan muncul lebih banyak inovasi dalam penanganan kanker hati. Ini tentunya akan memberi harapan baru bagi pasien dan keluarga mereka untuk mendapatkan perawatan yang lebih baik.
Berkat kemajuan dalam teknik medis, pasien kini memiliki lebih banyak pilihan dalam perjalanan perawatan kanker hati. Ini adalah langkah maju yang penting dalam meningkatkan prognosis dan kualitas hidup pasien di seluruh dunia.
Tantangan dan Masa Depan Penanganan Kanker Hati
Meskipun banyak kemajuan telah dicapai, masih ada tantangan yang harus dihadapi dalam penanganan kanker hati. Salah satu tantangan terbesar adalah meningkatkan kesadaran masyarakat tentang deteksi dini kanker hati.
Kesadaran akan gejala awal kanker hati sangat penting untuk meningkatkan angka harapan hidup pasien. Tanpa deteksi dini, banyak kasus mungkin tidak dapat ditangani dengan efektif menggunakan teknik ablasi.
Di sisi lain, tantangan dalam pengembangan teknologi medis juga ada. Penelitian untuk menemukan metode baru dan lebih baik dalam penanganan kanker hati membutuhkan waktu dan sumber daya yang cukup.
Dengan kolaborasi antara peneliti, dokter, dan pembuat kebijakan, diharapkan akan lahir solusi yang lebih inovatif. Ini tidak hanya akan membantu meningkatkan pilihan perawatan, tetapi juga mengurangi angka kematian akibat kanker hati.
Langkah ke depan harus difokuskan pada pengembangan terapi yang lebih tepat sasaran dan diakses oleh semua kalangan, sehingga tidak ada pasien yang tertinggal dalam perjuangan melawan kanker hati.




