Andi Samad (62), salah satu penumpang yang selamat dari peristiwa tenggelamnya kapal, menceritakan pengalaman menegangkan saat KM Nurul Salsa karam di perairan Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan. Kapal tersebut kehilangan tenaga setelah dihantam gelombang tinggi, memaksa penumpang berjuang untuk bertahan hidup di tengah lautan selama beberapa hari.
“Saat itu kapal diterjang gelombang setinggi lebih dari tiga meter hingga mesin utama mati di tengah lautan,” ungkap Andi kepada wartawan. Dia bersama lima penumpang lainnya akhirnya berhasil dievakuasi tim SAR pada hari keempat setelah kejadian.
Support authors and subscribe to content
This is premium stuff. Subscribe to read the entire article.












